Cari Blog Ini

News Islam Mak Wati, Penjual Lontong Sayur Di Gedung Dpr, Kuliahkan Anaknya Di Jerman



DETIK ISLAMI - MAK Wati, 60, penjual makanan di dalam Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, seorang anaknya berhasil sekolah di Universitas Konstanz, Jerman.
Wanita kelahiran Purworejo Jawa Tengah ini mulai berjualan di dewan perwakilan rakyat semenjak 1984.
Cerita kegigihannya itulah, menciptakan mak Wati ketika ini ‘manggung’ dimana-mana. Kesuksesan dia diliput media cetak, online dan televisi.


“Nak, HP emak kini dimatiin, sebab emak kecapean ‘ngelayanin’ undangan wartawan untuk liputan,” demikian mak Wati menuturkan kepada Iwan Ali Dharmawan dari Islampos (tampak dalam foto). Tampak terang gurat lelah di wajahnya.
Sambil menyiapkan seporsi lontong sayur dengan lauk telor lingkaran mak wati bilang, sesudah di liput sebuah stasiun TV dgn MC seorang Mentalist populer beberapa hari yang lalu, “Nanti malam mak Wati akan tayang di mata program sebuah stasiun TV,” dengan pembawa program seorang komedian populer yang namanya seolah-olah ikan hias mahal.

Bila berjualan di lantai 4 Gedung Nusantara I maka, mak Wati dapat dijumpai disudut ruangan akrab pantry dan toilet. Dan harga seporsi lontong sayur mak Wati dengan lauk telor, cukup dibayarkan dengan harga Rp 7.000 per piringnya.
Subhanallah, mengenyangkan buat kami dan supaya membawa berkah buat mak Wati sekeluarga. Tetap semangat mak Wati melayani kami meski kini punya aktifitas komplemen jadi selebritas media.
0 Komentar untuk "News Islam Mak Wati, Penjual Lontong Sayur Di Gedung Dpr, Kuliahkan Anaknya Di Jerman"

Back To Top