DETIK ISLAMI - KEAJAIBAN ALLAH
Dan apakah insan tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata. Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami dan beliau lupa kepada kejadiannya ia berkata,"Siapakah yang sanggup menghidupkan tulang belulang yang telah hancur luluh?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pada kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui wacana segala makhluk". (QS. Yaasiin: 77-79)
Makhluk hidup bersel satu yang tak terhitung jumlahnya mendiami bumi kita. Semua makhluk bersel satu ini berkembang biak dengan membelah diri, dan membentuk salinan yang sama menyerupai diri mereka sendiri ketika pembelahan itu terjadi.
Embrio yang berkembang dalam rahim ibu juga memulai hidupnya sebagai makhluk bersel satu, dan sel ini memperbanyak diri dengan cara membelah diri, dengan kata lain membuat salinan dirinya sendiri. Dalam kondisi ini, tanpa adanya perencanaan khusus, sel-sel yang akan membentuk bayi yang belum lahir ini akan mempunyai bentuk yang sama. Dan apabila ini terjadi, maka yang akhirnya muncul bukanlah wujud manusia, melainkan gumpalan daging tak berbentuk. Tapi ini tidaklah terjadi alasannya sel-sel tersebut membelah dan memperbanyak diri bukan tanpa pengawasan.
Bertemunya dua sel
Sperma dan sel telur bertemu, dan lalu bersatu membentuk sel tunggal yang disebut zigot. Satu sel tunggal ini merupakan cikal bakal manusia. Sel tunggal ini lalu membelah dan memperbanyak diri. Beberapa ahad sesudah penyatuan sperma dan telur ini, sel-sel yang terbentuk mulai tumbuh berbeda satu sama lain dengan mengikuti perintah belakang layar yang diberikan kepada mereka. Sungguh sebuah keajaiban besar sel-sel tanpa kecerdasan ini mulai membentuk organ dalam, rangka, dan otak.
Sel-sel otak mulai terbentuk pada dua celah kecil di salah satu ujung embrio. Sel-sel otak akan berkembang biak dengan cepat di sini. Sebagai hasilnya, bayi akan mempunyai sekitar sepuluh miliar sel otak. Ketika pembentukan sel-sel otak tengah berlangsung, seratur ribu sel gres ditambahkan pada kumpulan sel ini setiap menitnya.
Masing-masing sel gres yang terbentuk berperilaku seperti tahu dimana ia harus menempatkan diri, dan dengan sel mana saja ia harus membuat sambungan. Setiap sel menemukan tempatnya masing-masing. Dari jumlah kemungkinan sambungan yang tak terbatas, ia bisa menyambungkan diri dengan sel yang tepat. Terdapat seratus triliun sambungan dalam otak manusia. Agar sel-sel otak sanggup membuat triliunan sambungan ini dengan tepat, mereka harus mengatakan kecerdasan yang jauh melebihi tingkat kecerdasan manusia. Padahal sel tidak mempunyai kecerdasan sama sekali.
Bahkan tidak hanya sel otak, setiap sel yang membelah dan memperbanyak diri pada embrio pergi dari tempat pertama kali ia terbentuk dan pribadi menuju ke titik yang harus ia tempati. Setiap sel menemukan tempat yang telah ditetapkan untuknya, dan dengan sel manapun mereka harus membentuk sambungan, mereka akan mengerjakannya.
Proses pembentukan dalam rahim ibu berlangsung terus tanpa henti. Sejumlah sel yang mengalami perubahan, tiba-tiba saja mulai mengembang dan mengkerut. Setelah itu, ratusan ribu sel ini berdatangan dan lalu saling bergabung membentuk jantung. Organ ini akan terus menerus berdenyut seumur hidup.
Hal yang serupa terjadi pada pembentukan pembuluh darah. Sel-sel pembuluh darah bergabung satu sama lain dan membentuk sambungan di antara mereka. Bagaimana sel-sel ini mengetahui bahwa mereka harus membentuk pembuluh darah, dan bagaimana mereka melakukannya? Ini ialah satu diantara bermacam-macam pertanyaan yang belum terpecahkan oleh ilmu pengetahuan.
Sel-sel pembuluh ini akhirnya berhasil membuat sistem tabung yang sempurna, tanpa retakan atau lubang padanya. Permukaan bab dalam pembuluh darah ini mulus bagaikan dibuat oleh tangan yang ahli. Sistem pembuluh darah yang tepat tersebut akan mengalirkan darah ke seluruh bab badan bayi. Jaringan pembuluh darah mempunyai panjang lebih dari empat puluh ribu kilometer. Ini hampir menyamai panjang keliling bumi.
Perkembangan dalam perut ibu berlangsung tanpa henti. Pada ahad kelima tangan dan kaki embrio mulai terlihat. Benjolan ini sebentar lagi akan menjadi lengan. Beberapa sel lalu mulai membentuk tangan. Tetapi sebentar lagi, sebagian dari sel-sel pembentuk tangan embrio tersebit akan melaksanakan sesuatu yang mengejutkan. Ribuan sel ini melaksanakan bunuh diri massal. Mengapa sel-sel ini membunuh diri mereka sendiri?
Kematian ini mempunyai tujuan yang amat penting. Bangkai-bangkai sel yang mati di sepanjang garis tertentu ini dibutuhkan untuk pembentukan jari jemari tangan. Sel-sel lain memakan sel-sel mati tersebut, kesannya celah-celah kosong terbentuk di kawasan ini. Celah-celah kosong tersebut ialah celah di antara jari-jari kita.
Akan tetapi, mengapa ribuan sel mengorbankan dirinya menyerupai ini? Bagaimana sanggup terjadi, sebuah sel membunuh dirinya sendiri biar bayi sanggup mempunyai jari-jari pada saatnya nanti? Bagaimana sel tersebut tahu bahwa kematiannya ialah untuk tujuan tertentu? Semua ini sekali lagi mengatakan bahwa sel penyusun insan telah diberi petunjuk oleh Allah.
Pada tahap ini, sejumlah sel mulai membentuk kaki. Sel-sel tersebut tidak mengetahui bahwa embrio akan harus berjalan di dunia luar. Tapi mereka tetap saja membuat kaki dan telapaknya untuk embrio.
Ketika embrio berumur empat minggu, dua lubang terbentuk pada bab wajahnya, masing-masing terletak pada tiap sisi kepala embrio. Mata akan terbentuk di kedua lubang ini pada ahad keenam. Sel-sel tersebut bekerja dalam sebuah perencanaan yang sulit dipercaya selama beberapa bulan, dan satu demi satu membentuk bagian-bagian berbeda yang menyusun mata. Sebagian sel membentuk kornea, sebagian pupil, dan sebagian yang lain membentuk lensa. Masing-masing sel berhenti ketika mencapai batas final dari kawasan yang harus dibentuknya. Pada akhirnya, mata yang mengandung empat puluh komponen yang berbeda, terbentuk dengan tepat tanpa cacat. Dengan cara demikian, mata yang diakui sebagai kamera paling tepat di dunia, muncul menjadi ada dari sebuah ketiadaan di dalam perut ibu.
Suara di dunia luar yang akan didengar oleh bayi yang belum lahir juga telah diperhitungkan dalam pembentukan seorang insan dalam rahim. Telinga yang akan mendengarkan segala bunyi tersebut juga dibuat dalam perut ibu. Sel-sel tersebut membentuk alat peserta bunyi terbaik di dunia.
Semua uraian ini mengingatkan kita bahwa penglihatan dan indera pendengaran ialah nikmat yang Yang Mahakuasa berikan kepada kita. Yang Mahakuasa membuktikan hal ini dalam Alquran sebagaimana berikut:
"Dan Yang Mahakuasa mengeluarkan kau dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatupun, dan Dia memberi kau pendengaran, penglihatan dan hati, biar kau bersyukur." (QS An-Nahl:78)
Berbagai tragedi yang telah dikisahkan dalam goresan pena ini dialami oleh semua orang di dunia. Setiap insan dipancarkan ke rahim sebagai sebuah sel sperma yang lalu bersatu dengan sel telur, lalu memulai kehidupan sebagai sel tunggal. Semua ini terjadi alasannya adanya kondisi yang secara khusus diciptakan di tempat tersebut. Bahkan sebelum insan mulai mengetahui keberadaan dirinya sendiri, Yang Mahakuasa telah memberi bentuk pada badan mereka, dan membuat insan normal dari sebuah sel tunggal.
Adalah kewajiban bagi setiap orang di dunia untuk merenungkan kenyataan ini. Dan kewajiban kita ialah memikirkan bagaimana kita lahir di dunia ini dan lalu bersyukur kepada Allah. Jangan lupa bahwa Tuhan kita, yang telah membuat kita lagi sesudah kematian kita, dan akan mempertanyakan segala nikmat yang telah diberikan-Nya kepada kita. Hal ini amatlah gampang bagi-Nya.
Mereka yang melupakan penciptaan diri mereka sendiri dan mengingkari kehidupan akhirat, benar-benar telah tertipu. Yang Mahakuasa berfirman wacana orang-orang ini dalam AlQuran:
"Dan apakah insan tidak memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setitik air (mani), maka tiba-tiba ia menjadi penantang yang nyata. Dan ia membuat perumpamaan bagi Kami dan beliau lupa kepada kejadiannya ia berkata,"Siapakah yang sanggup menghidupkan tulang belulang yang telah hancur luluh?" Katakanlah: "Ia akan dihidupkan oleh Tuhan yang menciptakannya pada kali yang pertama. Dan Dia Maha Mengetahui wacana segala makhluk". (QS. Yaasiin: 77-79)
Tag :
Artikel,
KeajaibanAllah

0 Komentar untuk "News Islam Keajaiban Di Dalam Rahim Seorang Ibu"