Cari Blog Ini

News Islam Penyebab Kristen Tidak Menentang Zionisme


Oleh: Hj Irena Handono

Pakar Kristologi, Pendiri Irena CenterKejaman Zionis Israel terhadap warga Palestina sudah bukan belakang layar lagi. Dunia mengetahuinya secara jelas. Tapi justru yang dituduh teroris ialah kaum Muslim.
Namun yang menciptakan kita tak habis pikir ialah perilaku umat Nasrani terhadap kekejaman Zionis Israel. Terutama perilaku tokoh-tokoh agama Kristen.


Adakah kutukan Paus atau pendeta-pendeta Protestan kepada Ariel Sharon? Tzipi Livni? Atau pendiri Negara Israel David Ben Gurion yang nyata-nyata mengakui bahwa negara Israel hanya dapat bangkit alasannya ialah pembantaian Muslim Palestina di Deir Yassin. “Tanpa Deir Yassin tidak akan bangkit negara Israel” kata David Ben Gurion-Perdana Menteri Israel.
Mengapa Kaum Kristiani selalu mendukung setiap gerakan Yahudi (Zionis) di dunia Islam? Fakta terbaru yang dapat kita lihat ialah keberpihakan Vatikan, negara–negara Barat (Kristen), dan banyak sekali komunitas Nasrani di banyak sekali belahan dunia terhadap setiap tindakan biadab Zionisme Israel. Bukankah Tuhan kaum Kristiani (Yesus) dibantai di tiang salib oleh Yahudi?

Hubungan Kristen-Yahudi
Sebenarnya siapa pun yang mengaku sebagai seorang Kristen, kalau ia membaca ayat-ayat dalam kitab Talmud yang membicarakan ihwal Yesus dan agamanya, tetapi masih saja mendukung Zionis-Yahudi, masih saja membantu Israel, masih saja oke dengan perilaku politik Zionis Israel, maka ia bahwasanya telah ikut-ikutan melecehkan agamanya sendiri, telah ikut-ikutan menghina Yesus sendiri.

Berikut ini ialah beberapa kutipan dalam Kitab Talmud, kitab suci umat Yahudi ihwal Nasrani danYesus:
“Pada malam kematiannya, Yesus digantung dan empat puluh hari sebelumnya diumumkan bahwa Yesus akan dirajam (dilempari batu) sampai mati alasannya ialah ia telah melaksanakan sihir dan telah membujuk orang untuk melaksanakan kemusyrikan (pemujaan terhadap berhala)… Dia ialah seorang pemikat, dan oleh alasannya ialah itu janganlah kalian mengasihaninya atau pun memaafkan kelakuannya”(Sanhedrin 43a).
“Yesus ada di dalam neraka, direbus dalam kotoran (tinja) panas” (Gittin 57a).
“Umat Kristiani (yang disebut ‘minnim) dan siapa pun yang menolak Talmud akan dimasukkan ke dalam neraka dan akan dieksekusi di sana bersama seluruh keturunannya” (Rosh Hashanah 17a).
“Barangsiapa yang membaca Perjanjian Baru tidak akan mendapat belahan ‘hari kemudian’ (akhirat), dan Yahudi harus menghancurkan kitab suci umat Kristiani yaitu Perjanjian Baru” (Shabbath 116a)

Inilah ‘ungkapan hari‘ Talmud yang sesungguhnya ihwal Yesus dan umat Kristen.
Tuhan SWT telah banyak berfirman dalam ayat-ayat Al-Quran betapa Yahudi merupakan kaum yang sombong, angkuh, memusuhi kaum beriman, dan sebagainya. Bahkan fakta sejarah memaparkan kalau kaum Yahudi dikenal sebagai kaum pembunuh para nabi utusan Tuhan SWT.
Demikian juga Nabi Isa as, yang dimusuhi dan harus menghadapi kedzaliman kaum Yahudi. Seorang sutradara Hollywood telah menciptakan film ihwal kedzaliman kaum Yahudi ini dalam karyanya “The Passion of Christ” Di dalam film tersebut kita dapat melihat bagaimana iblis selalu berada di tengah-tengah para pendeta Yahudi yang melaknati Yesus.
Ajaran Yesus atau Nabi Isa tidak lain ialah meneruskan aliran Nabi Musa as yang sudah demikian disimpangkan oleh umatnya. Tuhan mengutus Nabi Isa as hanya untuk bani Israel bukan untuk disebarkan ke seluruh dunia.

Dan (ingatlah) dikala Isa ibnu Maryam berkata:
“Hai Bani Israil, sesungguhnya saya ialah utusan Tuhan kepadamu, membenarkan kitab sebelumku, yaitu Taurat, dan memberi kabar besar hati dengan (datangnya) seorang Rasul yang akan tiba sesudahku, yang namanya Ahmed (Muhammad).” … (Qs. Ash Shaff: 6)
Namun Paulus atau Saul, seorang Yahudi dari Tarsus, menyusup ke dalam komunitas murid-murid Nabi Isa dan mengubah aliran Nabi Isa as yang tadinya hanya untuk kaumnya sendiri menjadi agama yang ekspansif.
Kekristenan bersekutu dengan Zionisme
Injilnya ialah Injil Scofield (Dibuat oleh Cyrrus Ingerson Scofield, lahir 19 Agustus 1843). Dia veteran perang saudara Amerika dan sama sekali bukan jago agama, pastor, atau pun sarjana.

Kejaman  Zionis Israel terhadap warga Palestina sudah bukan belakang layar lagi News Islam Penyebab Nasrani Tidak Menentang Zionisme

Scofield tak lebih dari seorang petualang yang cerdik berbicara dan gampang meyakinkan orang.
Tipikal orang ibarat inilah yang kemudian dirasa cocok oleh Konspirasi Zionis untuk menjalankan misinya mengubah penafsiran umat Nasrani terhadap Alkitab.
Dan akan menciptakan dunia Nasrani menjadi domba-domba yang patuh terhadap apapun yang dilakukan Zionis-Israel. Latar belakang Scofield sendiri berasal dari keluarga yang berantakan, punya catatan kejahatan, dan sering menipu orang.

Dalam Injilnya, Scofield bahwasanya meneruskan pandangan John N Darby yang secara umum telah diterima oleh evangelikalisme arus utama dan fundamentalisme Protestan Amerika. Scofield Reference Bible kemudian menjadi Bibel kaum fundamentalis Nasrani di AS dan dunia.
Seorang murid Scofield yang paling berpengaruh, Lewis Sperry Chafer, di tahun 1924 mendirikan Dallas Theological Seminary, Sekolah Theologi Amerika yang begitu bersemangat membela pandangan dispensasionalisme pramillenialis Darby dan Injil Scofield, dan yang terang juga, mereka membela habis-habisan kepentingan Zionisme.
Penafsiran Injil jenis inilah yang diproduksi di AS, yang kini menyebar ke seluruh dunia, termasuk ke Indonesia, sehingga menyebabkan orang Nasrani menjadi pendukung Israel.
0 Komentar untuk "News Islam Penyebab Kristen Tidak Menentang Zionisme"

Back To Top